
Lacaknews.com – KLATEN – Peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten kembali dimeriahkan dengan gelaran tahunan Klaten Fair 2026. Berlokasi di pusat keramaian Alun-alun Klaten, pameran multiproduk ini resmi dibuka pada Minggu (19/7/2026) dan akan berlangsung selama lima hari penuh hingga Kamis (23/7/2026). Masyarakat umum dapat mengunjungi event ini secara gratis tanpa dipungut biaya masuk.
Gelaran tahun ini menjadi ajang penting bagi para pelaku usaha lokal untuk menampilkan karya-karya terbaik mereka. Mulai dari ragam produk busana (fashion), furnitur kayu dan mebel, hasil olahan logam khas daerah, hingga karya seni dan kerajinan tangan (craft) terpajang rapi di puluhan stan yang disediakan panitia.
Ketua Umum Panitia Hari Jadi ke-222 Klaten, Muchammad Nasir, menjelaskan bahwa antusiasme para pelaku usaha untuk berpartisipasi pada tahun ini sangat tinggi. Berdasarkan data panitia, terdapat sedikitnya 50 stan Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta 40 stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang datang dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Klaten.
“Klaten Fair 2026 ini dirancang sebagai sarana promosi yang efektif agar produk-produk unggulan karya warga Klaten makin dikenal luas, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah,” ujar Muchammad Nasir dalam keterangannya.
Seluruh barang dan produk yang dipamerkan di arena Klaten Fair merupakan hasil proses kurasi ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualifikasi serta mutu produk yang ditawarkan kepada pengunjung tetap terjaga dengan baik.
Rangkaian acara Klaten Fair 2026 secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Dalam sambutannya, Mas Bupati—sapaan akrabnya—menyebutkan bahwa pelaksanaan tahun ini merupakan kali kedua Klaten Fair digelar dengan format pameran terpadu.
Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, pemerintah daerah melakukan serangkaian pembenahan dan peningkatan kualitas sarana pendukung (upgrading).
“Evaluasi dan penyesuaian terus kami lakukan demi menyajikan Klaten Fair yang semakin solid dari waktu ke waktu. Fokus kami adalah kenyamanan bersama, baik bagi para pengunjung yang datang berbelanja maupun bagi para pemilik stan yang berpartisipasi,” ungkap Hamenang.
Tidak hanya menyuguhkan pameran komersial, Klaten Fair 2026 juga dikonsep sebagai pesta rakyat yang menghibur. Sepanjang pelaksanaan acara, panggung utama diisi oleh beragam pertunjukan seni tradisional, atraksi kebudayaan lokal, hingga penampilan dari grup-grup musik (band) populer asal Klaten.
Hadirnya Klaten Fair diharapkan tidak sekadar menjadi ajang seremoni tahunan, melainkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata secara jangka panjang. Pemkab Klaten berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi IKM dan UMKM agar naik kelas dan memperluas jangkauan pasar.
Bupati Hamenang optimistis perputaran uang selama lima hari pameran ini mampu memperkuat fondasi perekonomian warga lokal.
“Harapan kita bersama, melalui Klaten Fair ini, gairah ekonomi daerah dapat semakin meningkat tajam, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi yang positif di seluruh pelosok Kabupaten Klaten,” pungkasnya.











