Lacaknews.com – Klaten- Puluhan warga Kujon, Ceper, Klaten yang tergabung dalam “Aliansi Masyarakat Kujon Peduli Pilkades” mendatangi balai desa untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat warga kepada panitia pilhan kepala desa (Pilkades) Kamis,(11/05). Dalam pantauan Lacaknews.com dilokasi, warga yang datang dengan berjalan kaki juga membentangkan spanduk yang dibubuhi tanda tangan serta beberapa spanduk bertuliskan aspirasi warga yang meninginkan Pilkades Desa Kujon terlaksana secara jujur, adil dan bermartabat.
Menurut keterangan Pardiyo, selaku koordinator aksi, kedatangan warga merupakan salah satu bentuk control masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akan dilakukan pada 5 Juli yang akan datang. Sebelum memasuki tahapan pemungutan suara, beberapa rangkain tahapan harus dilalui dan dilaksanakan oleh panitia pemilihan kepala desa, oleh sebab itu sebagai salah satu jalan mengawal tahapan agar berjalan, maka warga yang tergabung dalam “Aliansi Masayarakat Kujon Peduli Pilkades” terbentu dan hadir dalam event lima tahunan ini.
“Kedatangan kami ke balai desa dalam rangka menyampikan aspirasi dan mengawal jalannya tahapan pilkades agar berjalan Jujur,adil dan bermartabat” sehingga tercipta pilkades yang damai dan kondusif di desa Kujon” Ujar Pardiyo selaku Koordinator aksi.
Pardiyo juga menambahkan, bahwa dirinya menyerahkan 1000 (seribu ) lebih foto copy KTP dan tanda tangan dukungan terhadap salah satu peserta Pilkades. hal itu dilakukan karena warga mencium kuat dugaan adanya indikasi menjatuhkan salah satu calon peserta Pilkades dengan mengakali peraturan Pilkades.
Diwaktu yang sama, saat ditemui wartawan, Ketua paniia pemilihan kepala desa menyampaikan, bahwa kedatangan warga terssebut dalam rangka menyanmpaikan aspirasi dan masukan kepada panitia pilkades.
“warga meminta pilkades sesuai dengan aturan agar lancar tertib dan tidak ada gejolak, dan saya sebagai panitia tetap mengacu pada aturan yang ada. Usulan itu saya terima, kalo tidak diterima salah, yang penting semua masukan-masukan dari warga asal dari Kujon kita terima” Ujar Joko Sunarwan Ketua panitia Pemilihan Kepala desa Kujon.
Lebih lanjut Joko Sunarwan menyampaikan bahwa, warga menghendaki agar panitia harus betul-betul jujur, transparan tidak memilih salah satu, agar masyarakat bisa rela menerima hasil akhirnya.
Untuk diketahui, bahwa saat ini tahapan pelaksanaan pemilihan kepala desa memasuki tahapan seleksi administrasi, klarifikasi dokumen, penetapan dan pengumuman bakal calon. Dan untuk sampai ke tahapan penetapan calon kepala desa masih harus melalui beberapa tahapan lagi. Sedangkan pendaftar peserta calon kepala desa Kujon, yang sudah masuk ke meja panitia ada sebanyak 10 pendaftar, dengan delalpan pendaftar yang berijazah Sarjana dan dua orang pendaftar beerijazah Sekolah Menengah Pertama. Dan untuk jumlah pemilih tetap desa Kujon diperkirakan ada 3000 (tiga ribu) an suara.
Penulis : Hilal Alfarouq